Konfigurasi DNS via console pada OpenSUSE


dns.jpgSebenarnya konfigurasi DNS di OpenSUSE 10.3 sudah banyak seperti via webmin atau via yast, tetapi saya ingin menambahkan perbendaharaan dengan setting DNS via console, yang menurut saya lebih mudah tinggal Copy Paste setingan yang sudah jadi di sesuaikan dengan Domain dan IP nya, Berikut cara configurasinya :

1. Install DNS melalui Yast => Software -> Software Management, pilih paterns pada filter -> cheklist DHCP & DNS Server -> Klik Accept
2. Masuk ke Yast => Network Service -> DNS and Hostname , isikan sebagai berikut :
Hostname : server -> Nama komputer / hostname
DomainName : yamin.org -> Nama Domain
Name Server1 : 192.168.0.3 -> IP tempat DNS di Install
Domain Search : yamin.org , kalau sudah klik finish
3. Masuk ke Console sebagai root4. Membuat Master Zone, ketik perintah sebagai berikut :
# vi /etc/named.conf

tambahkan seperti baris yang saya tebalkan, dibawah ini :

zone “.” in {
type hint;
file “root.hint”;
};

zone “localhost” in {
type master;
file “localhost.zone”;
};

zone “0.0.127.in-addr.arpa” in {
type master;
file “127.0.0.zone”;
};

zone “yamin.org” in {
type master;
file “yamin.org.zone”;
};

kalau sudah jangan lupa beri perintah :wq ( titik dua wq ) untuk meyimpan konfigurasi

5. Membuat Domain Zone, ketik perintah sebagai berikut :
# vi /var/lib/named/yamin.org.zone

masukan file yang saya tebalkan di bawah ini :

$TTL 38400
$ORIGIN yamin.org.
yamin.org. IN SOA ns.yamin.org. root (

1056083073 ; serial (d. adams)
10800 ; refresh
3600 ; retry
604800 ; expiry
38400 ) ; minimum

yamin.org. IN NS ns.yamin.org.
yamin.org. MX 10 server.yamin.org.
server.yamin.org. MX 10 server.yamin.org.
ns.yamin.org. IN A 192.168.0.3
server.yamin.org. IN A 192.168.0.3

Kalau sudah jangan lupa beri perintah :wq ( titik dua wq ) untuk menyimpan konfigurasi

6. Pastikan DNS mengarah ke IP tempat DNS di instal ( 192.168.0.3 ) dengan perintah :
# vi /etc/resolv.conf

pastikan isinya seperti di tebalkan dibawah ini :

nameserver 192.168.0.3
search yamin.org.

7. Restart DNS / Bind dengan perintah :
# service named restart

8. Test DNS, Dengan perintah nslookup :
# nslookup server.yamin.org

bila tampilannya seperti di bawah ini, berarti selamat DNS anda sudah benar
server: 192.168.0.3
address: 192.168.0.3#53

name: server.yamin.org
address: 192.168.0.3

9. Ket: kalau cara atas sudah bener, sebaiknya anda ulang dalam membuat DNS server sesuai dengan Domain yang anda inginkan serta IP nya( di sini saya menggunakan domain yamin.org dan IP Address 192.168.0.3 )

Instalasi dan Konfigurasi DHCP Server Pada linux SUSE 11.1

Instalasi dan Konfigurasi DHCP Server

DHCP (Dynamic Host Control Protocol) adalah sebuah mekanisme yang memunkinkan sebuah server untuk memberikan IP Address secara dinamik bagi client. Client melakukan permintaan IP Address kepada server, dan server memberikan alokasi bagi si client tersebut. Mekanisme ini akan sangat memberikan keuntungan bagi manajemen jaringan di karenakan proses setting IP Address tidak harus dilakukan manual untuk setiap client yang ada.

Package yang digunakan untuk membuat dhcp pada suse adalah dhcp-server.

1.Untuk menginstall ketik yast –i dhcp-server.



2.Setelah itu atur dhcp dengan mengedit file vi /etc/dhcpd.conf

Penjelasan:

Subnet : masukkan network yang digunakan beserta subnetnya

Range : range dhcp yang digunakan

Option domain-name-servers : ip dns yang akan digunakan

Option domain-name : nama domain lokal

Option routers : nomor ip router pada eth1

Option bradcast-address : ip broadcast pada network yang digunakan


3.Simpan konfigurasinya dan restart dhcp menggunakan konsole rcdhcpd restart. Jika muncul tampilan seperti dibawah, berati dhcp interfacenya belum disetting. Untuk mensetting interface tersebut, edit file vi /etc/sysconfig/dhcpd



4.Pada baris ke 17, tulisan DHCPD_INTERFACE=”“dalam tanda petik isi nama eth yang digunakan. Contoh seperti pada gambar dibawah. Restart dhcp dan dhcp siap digunakan.


Untuk menguji dhcp pada client, pastikan setting ipnya di obtain dahulu. Alias dikosongkan agar saat kabel lan di pasang pada interface client, client otomatis meminta ip dari server.

Hasil dari konfigurasi dhcp server seperti gambar dibawah.

This entry was posted in Linux. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s